gado-doga-dago

hidup gado2, murah enak lagi..

Rich Dad, Poor Dad

Ada apa dengan Robert T. Kiyosaki? Kenapa dia bisa begitu fenomenal dengan teori2 yg ditulis dalam bukunya Rich Dad, Poor Dad?

Bisa saya katakan, bahwa teori Robert telah membuka mata saya. Mata orang lain mungkin juga, yang telah membaca buku ini. Seakan saya baru tersadar bahwa sebenarnya ada pilihan hidup, selain apa yang telah dijalani dan dipercaya oleh sebagian besar dari kita.

Bagi yang mungkin belum membaca bukunya; inti dari teori Robert adalah: kalau mau kaya, jangan hanya mengandalkan pemasukan aktif — carilah pemasukan pasif sebanyak2nya.

Read more »

July 28, 2008 Posted by taufan | Motivation | , , | 3 Comments

Investasi Asing: buah simalakama

Momen 100 thn Kebangkitan Nasional ini, rupanya menjadi momen penting untuk berkaca sudah sejauh mana pencapaian bangsa Indonesia ini dalam berbagai aspek kehidupan.

Ada satu fakta yang cukup menyedihkan, bahwa sampai sejauh ini bangsa kita belum mampu menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Hal ini bisa dilihat dari salah satu contoh: sektor telekomunikasi. Bagaimana dominannya pemilikan saham perusahaan telekomunikasi Indonesia oleh pihak asing, dapat dijadikan ukuran sejauh mana peranan bangsa kita dalam pertumbuhan sektor telekomunikasi.

Saya kutip dari detiki.net: ” … operator seluler Hucthison CP Telecommunication yang 100% sahamnya dikuasai asing. Lainnya seperti Excelcomindo Pratama, asingnya mencapai 99,8%, Natrindo Telepon Seluler 95%, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia 75%, Indosat 45%, dan Telkomsel 35% “

Memang investasi asing ini bagaikan buah simalakama. Dimakan rasanya pahit, menyesakkan.. tapi jika tidak maka tamatlah riwayat kita. Pertanyaannya: apakah benar jika kita tidak memakan “buah” investasi asing tsb, maka industri (telco) di negara kita tidak akan berkembang? Mungkin jawaban saya, industri bisa tumbuh namun tidak secepat dgn investasi asing.

Hal ini yang menjadi PR bagi semua pihak; pemerintah memang yg paling dominan melalui kebijakan2 yg dibuatnya yg semestinya mampu memberikan proteksi yg cukup untuk pertumbuhan kemampuan bangsa ini. Hal ini juga harus didukung dengan semangat kecintaan terhadap produk2 dalam negeri.

Salah satu proyek yang cukup potensial (menurut saya) adalah IGOS (Indonesia, Go Open Source). Mengapa demikian? Jika untuk industri “hardware” dibutuhkan investasi yang besar seperti membangun pabrik yg memadai; sedangkan industri “software” lebih sedikit nilai investasinya, bahkan bisa dimulai dari suatu komunitas di kampus.

Percaya tidak, bahwa kemampuan di bidang IT dari putra-putri Indonesia ini bisa disandingkan dengan profesional dari negara lain? Kalau anda sering mengikuti berita di detiki.net, beberapa kali cerita tentang kemenangan IT-ers Indonesia di ajang kompetisi internasional dimuat di detiki.net.

Tinggal sekarang, bagaimana potensi emas ini didukung oleh pemerintah. Mudah saja, bikin gerakan Open source di instansi pemerintah. Kalau memang kesulitan dengan peoperasiannya, tinggal dibikin program pelatihan. Toh, uangnya akan berputar di kantong orang2 Indonesia.. daripada masuk kantong orang asing?

June 12, 2008 Posted by taufan | Tips | , , | 1 Comment

Investasi dan pilihan2nya

Kali ini saya tertarik menulis sedikit tentang investasi. Tulisan ini lebih sebagai dokumentasi, dari sekian banyak info yg saya dapatkan. Maklum memory saya ga begitu kuat, belum sampai 2 Gb kalo dibandingkan dg PC.

Banyak jalan untuk berinvestasi. Bisa dengan saham, obligasi, reksa-dana, emas bahkan property. Pilihan mana yg diambil, tergantung dr gaya ‘bermain’ investasi masing2 individu. Misal, untuk property, saya musti sering2 survey, melihat lokasi strategis atau tidak, perkembangan tahun2 ke depan spt apa. Secara saya orangnya ‘agak’ males kalau disuruh jalan2 keliling komplek, saya tidak memilih utk investasi di property :)

Emas, punya resiko sendiri. Emas ini dibagi perhiasan dan batangan. Emas perhiasan lebih bernilai ’seni’, artinya kalau kita beli perhiasan, ada ongkos potong dan bikinnnya yg masuk dalam harga yg musti kita bayar. Padahal kalau kita jual lagi, nilai ‘pekerjaan-seni’ tadi tidak diperhitungkan oleh si pembeli. Ini, menurut saya, lebih cocok buat kaum wanita.. itung2 investasi sambil ‘mempercantik’ diri :) Sedangkan emas batangan, punya resiko lain: keamanan. Bayangkan, logam yg beratnya cuman 30 gram, yg bentuknya kurang lebih sama dg uang cepek (100 rupiah) harganya bisa mencapai puluhan juta. Kalau kita kurang hati2, bisa2 ketuker ama uang logam kita buat belanja :) Nyimpen di rumah juga bahaya, mau ngga mau musti safe-deposit. Nah, ini keluar biaya lagi.. kalau ngga salah sekitar 200-300 rb untuk periode tertentu. Ribet, kan?

Saham, nah ini lebih ribet lagi. Tiap hari kita musti monitor fluktuasi saham, kapan musti buy or sell. Belum, kalo kita main di index, tambah ribet lagi.. karena pergerakan fluktuasi harga yg sangat cepat, ditambah permainan melawan pemain2 internasional. ‘Option’ atau asuransi saham (ini asli, saya ndak sbrp paham) di Indonesia, jumlahnya belum banyak, masih dibawah 10 saham Indo yg bisa ‘diasuransikan’.

Obligasi.. hmm, kalau menurut saya, tingkat return-of-investment-nya ga sbrp yah? Kemarin, ditawari ORI sama C*** Bank.. saya pelajari, mirip2 deposito. Cuman bunganya bisa mencapai 9-10%. Lumayan, tapi masih kurang gede :) Apalagi jumlah uang yg di deposit, kudu banyak. Minim yg ORI itu, 50 juta. Duit dari mana yah :)

Reksa-dana.. nah, ini pilihan tepat. Kenapa? Buat orang yg dana cekak (spt saya), ga punya pengetahuan investasi atau baru mau mulai, saya sarankan ikut reksa-dana. Bagi yg belum ngerti, reksa-dana itu sama dengan ngumpulin duit sekian banyak orang untuk ‘diputer’ lagi; bisa dipake main saham, obligasi, dll. Karena yg ikutan banyak, otomatis setiap orang ga perlu keluar dana banyak2, cukup dgn 1-2 jt uda bisa ikutan. Plus, adanya manajer-investasi, kita ga perlu bingung dan susah ‘muterin’ duit tadi; udah ditangani mereka. Tinggal bagaimana, kita memilih manajer-investasi yg handal, terpercaya dan berpengalaman.

Satu hal yg paling penting, yg harus diperhatikan.. jangan serakah. Jangan mudah terhasut janji2 gombal, sales investasi. Contohnya dg uang 10jt, dlm waktu 3 bulan bisa balik 20%. Yakin, bisa?

Kecuali kita buka usaha sendiri, muterin duit sendiri.. 10 juta balik 2 juta dlm 3 bulan (atau 1 bulan/1 minggu) bukan hal yg impossible. Iya, kan?

June 12, 2008 Posted by taufan | Tips | | 2 Comments